Senin, 15 Oktober 2012

TEMA 2: TRANSMISI BUDAYA DAN BIOLOGIS

Transmisi budaya merupakan kegiatan pengiriman atau penyebaran pesan dari generasi yang satu ke generasi yang lain tentang sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dan sulit diubah. Transmisi budaya adalah cara sekelompok orang atau hewan dalam suatu masyarakat atau budaya cenderung untuk belajar dan menyampaikan informasi baru.Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. mewariskan budaya dari generasi yang satu ke generasi yang lain melalui sebuah kegiatan pengiriman atau penyebaran sebuah kebiasaan/adat istiadat yang sulit untuk diubah disebut dengan transmisi budaya.Pewarisan budaya belajar dapat disamakan dengan istilah Transmisi kebudayaan. Yakni suatu usaha untuk menyampaikan sejumlah pengetahuan atau pengalaman untuk dijadikan sebagai pegangan dalam meneruskan estafet kebudayaan. Dalam hal ini tidak ada suatu masyarakat yang tidak melakukan usaha pewarisan budaya. Usaha pewarisan ini bukan sekedar menyampaikan atau memberikan suatu yang material, melainkan yang terpenting adalah menyampaikan nilai-nilai yang dianggap terbaik yang telah menjadi pedoman yang baku dalam masyarakat.

Contoh transmisi budaya : Budaya indis yang berkembang subur pada abad ke-18 sampai abad ke-19, dan berpusat di wilayah-wilayah tanah partikelir dan di lingkungan Indische landhuizen. Pada permulaan abad ke-20 kebudayaan ini bergeser ke arah urban life seiring dengan hilangnya pusat-pusat kehidupan tersebut.
Pergeseran Budaya Indis menjadi Urban Life menjadi  transmisi budaya yang nyata dalam kehidupan masyarakat zaman dulu. Ada seuatu perubahan kebudayaan dari Indis menjadi kota (urban).



Bentuk Transmisi Budaya
  • Enkulturasi
Enkulturasi adalah proses penerusan kebudayaan dari generasi yang satu kepada generasi berikutnya selama hidup seseorang individu di mulai dari institusi keluarga terutama tokoh ibu. Enkulturasi mengacu pada proses dengan mana kultur (budaya) ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
  • Akulturasi
Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri.
Akulturasi mengacu pada proses dimana kultur seseorang dimodifikasi melalui kontak atau pemaparan langsung dengan kultur lain. Misalnya, bila sekelompok imigran kemudian berdiam di Amerika Serikat (kultur tuan rumah), kultur mereka sendiri akan dipengaruhi oleh kultur tuan rumah ini. Berangsur-angsur, nilai-nilai, cara berperilaku, serta kepercayaan dari kultur tuan rumah akan menjadi bagian dari kultur kelompok imigran itu. Pada waktu yang sama, kultur tuan rumah pun ikut berubah.
  • Sosialisasi
Sosisalisasi adalah proses pemasyarakatan, yaitu seluruh proses apabila seorang individu dari masa kanak-kanak sampai dewasa, berkembang, berhubungan, mengenal, dan menyesuaikan diri dengan individu-individu lain dalam masyarakat. Menurut Soerjono Soekanto, sosialisasi adalah suatu proses di mana anggota masyarakat baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat di mana ia menjadi anggota masyarakat.


Pengaruh Terhadap Perkembangan Psikologi Individu
  • Pengaruh Sosialisasi terhadap perkembangan psikologi individu
Beberapa teori perkembangan manusia telah mengungkapkan bahwa manusia telah tumbuh dan berkembang dari masa bayi ke masa dewasa melalui beberapa langkah jenjang. Kehidupan anak dalam menelusuri perkembangnya itu pada dasarnya merupakan kemampuan mereka berinteraksi dengan lingkungan. Pada proses integrasi dan interaksi ini faktor intelektual dan emosional mengambil peranan penting. Proses tersebut merupakan proses sosialisasi yang mendudukkan anak-anak sebagai insan yang yang secara aktif melakukan proses sosialisasi.
  • Pengaruh Akulturasi terhadap perkembangan psikologi individu
Akulturasi mempengaruhi perkembangan psikologi individu melalui suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Akulturasi terjadi karena sekelompok orang yang berangsur-angsur mengikuti cara atau peraturan di dalam lingkup yang menjadi tempat tinggalnya sekarang . Contoh : bali kaya akan budaya sehingga banyak menarik minat para touris untuk berkunjung ke bali dan bahkan sampai banyak touris yang menikah dengan orang bali, maka mau tidak mau ketika acara pernikahanya orang touris tersebut harus mengikuti adat bali untuk menghargai tradisi bali.

Awal Perkembangan dan Pengasuhan
Transmisi budaya dapat terjadi tergantung dari awal perkembangan dan pengasuhan yang terjadi pada masing-masing  individu orangtua. Dimana proses seperti Enkulturasi ataupun Akulturasi yang mempengaruhi perkembangan psikologis individu tergantung bagaimana individu mendapat pengasuhan seperti kasus anak yang ibunya bekerja maka dengan terpaksa anak tersebut di asuh oleh pembantu rumah tangga atau baby sister sehingga secara otomatis anak tersebut akan lebih dekat dengan pembantu rumah tangga atau baby sister dikarenakan yang anak lihat sehari-hari itu pembantu rumah tangga atau baby sister.
Maka jangan kaget anak jika tiba- tiba anak bertingkah aneh atau berkata – kata asing pada orangtuannya itu dikarenakan mungkin karena mereka menirukan gaya bahasa atau tingkah laku yang di gunakan oleh pembantu rumah tangga atau baby sister itu selama mengasuh si anak itu dan bagaimana lingkungan yang diterimanya. Dengan demikian dalam hidup dan kehidupannya manusia selalu mengadakan kontak dengan manusia lain. Karena itu manusia sebagai individu juga merupakan makhluk sosial yang hidup dalam masyarakat.

TEMA 1: Definisi Psikologi Lintas Budaya

Definisi Psikologi Lintas Budaya



 Menurut Segall, Dasen dan Poortinga, psikologi lintas-budaya adalah kajian mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya. Definisi ini mengarahkan perhatian pada dua hal pokok: keragaman perilaku manusia di dunia dan kaitan antara perilaku terjadi. Definisi ini relatif sederhana dan memunculkan banyak persoalan. Sejumlah definisi lain mengungkapkan beberapa segi baru dan menekankan beberapa kompleksitas:
1. Riset lintas-budaya dalam psikologi adalah perbandingan sistematik dan eksplisit antara variabel psikologis di bawah kondisi-kondisi perbedaan budaya dengan maksud mengkhususkan antesede-anteseden dan proses-proses yang memerantarai kemunculan perbedaan perilaku.
2. Perbandigan antara banyaknya riset mengenai proses-proses pemikiran yang dilandasi kepercayaan adat umum/budaya dan norma yang telah diterapkan pada lingkungan si individu tersebut.


  • Tujuan Psikologi Lintas Budaya

Sedangkan tujuan dari kajian psikologi Lintas Budaya adalah untuk mencari persamaan dan perbedaan dalam fungsi-fungsi individu secara psikologis, dalaam berbagai budaya dan kelompok etnik.




Hubungan antara Psikologi Lintas Budaya dengan disiplin ilmu yang lain


  •  Hubungan Psikologi Lintas Budaya dengan Ekologi

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Jadi hubungan Psikologi lintas budaya dengan ilmu ekologi adalah melihat persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai budaya dan kelompok entnik berdasarkan interaksi antara organisme dengan lingkungannya.
misalnya: dengan kita bertetangga dengan budaya yang berbeda kita bisa berinteraksi dengan orang tersebut tanpa menyudutkan ras atau etnik atau psikologi individu tersebut.

  • Hubungan Psikologi Lintas Budaya dengan Biologi

Biologi atau ilmu hayat adalah ilmu yang mempelajari aspek fisik kehidupan. Jadi hubungan Psikologi lintas budaya dengan ilmu biologi adalah melihat persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai budaya dan kelompok entnik dengan mempelajari aspek kehidupan fisik makhluk hidup.

  • Hubungan Psikologi Lintas Budaya dengan Sosiologi

 Bapak Soejono Sukamto menuturkan, Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat. Jadi hubungan Psikologi lintas budaya dengan ilmu sosiologi adalah melihat persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai buadaya dan kelompok etnik yang berada dalam suatu kehidupan masyarakat.


  • Psikologi Lintas Budaya dan Antropologi

Hal ini sering tumpang tindih, baik disiplin cenderung memfokuskan pada aspek yang berbeda dari suatu budaya. Contohnya, banyak masalah yang menarik bagi psikolog yang tidak ditangani oleh antropolog, yang memiliki masalah mereka sendiri secara tradisional, termasuk topik-topik seperti kekerabatan, distribusi tanah, dan ritual. Ketika antropolog melakukan berkonsentrasi pada bidang psikologi, mereka fokus pada kegiatan dimana data dapat dikumpulkan melalui pengamatan langsung, seperti usia anak-anak di sapih atau praktek pengasuhan anak. Namun, tidak ada tubuh yang signifikan data antropologi pada banyak pertanyaan yang lebih abstrak sering ditangani oleh psikolog, seperti halnya konsepsi budaya intelijen.

Selasa, 20 Maret 2012

KESEHATAN MENTAL (HOMOSEKSUAL)

Hahaha, ini hanya untuk tugas soft skill kampus. dimana gue harus cari tentang kesmen dan penyakitnya serta kasusnya harus diikut postingkan di blog. So... cekidot: 


- Yang Pertama adalah Kasusnya

Setelah Ryan dan Mujianto, Siapa Lagi Korban Homo? 
 

Ahad, 04 Maret 2012

APAKAH masih teringat di benak kita, pembunuhan berantai yang telah menewaskan banyak orang dan 15 korban di Nganjuk?
Ternyata kasus tersebut dilatarbelakangi kecemburuan pada pasangan sesama jenis oleh Mujianto. Dia mengaku bahwa ia membunuh dikarenakan cemburu pasangan gay-nya.
Kejadian ini menambah daftar kriminalitas yang dilakukan oleh kaum gay.Masih ingatkah kita tentang kasus Ryan Jombang pada tahun 2007 yang telah menewaskan 11 orang karena kecemburuannya kepada pasangan gay-nya?
Masya Allah,sungguh menyedihkan hal ini terjadi di negeri dengan mayoritas penduduknya adalah Muslim.

Kaum gay memgklaim bahwa mereka menjadi gay dikarenakan faktor keturunan. Tetapi ternyata hal ini dipatahkan oleh Prof. George Rica (1999).

Rice mengatakan tidak ada kaitan gen X yang dikatakan mendasari homoseksualitas pria. Menyadari tidak mempunya pijakan ilmiah,kaum gay mencari pembenaran dengan mengada-ada dan mengatakan bahwa mereka terperangkap pada tubuh yang salah.Karena ternyata jiwanya feminim.
Di era liberal sekarang ini,kaum gay semakin berani menampakkan diri. Apalagi dengan didukungnya mereka oleh pemerintah. Seperti presiden Barack Obama yang mencabut peraturan yang melarang gay menjadi anggota pasukan militer AS.

Tidak ingatkah kita tentang kisah Kaum Nabi Luth,as yang di binasakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala karena melakukan homoseksual?
Dan ternyata kasus homoseksual adalah salah satu penyebab terbesar penyebab penyebaran penyakit HIV/AIDS. Penyebaran HIV/AIDS menimgkat 200 kali dibanding kalanga heteroseksual.

Islam menjelaskan hikmah diciptakannya kaum laki-laki dan perempuan adalah untuk kelestarian jenis manusia dengan segala martabat kemanusiaannya(QS. Annisa : 4).
Islam telah melarang tegas perilaku hoseksualisme maupun lesbianisme. Sejak dini , Islam memerintahkan anak dididik memahami jenis kelaminnya beserta hukum-hukum yang terkait.Wahai saudaraku kaum muslimin, apabila kita benar-benar menerapkan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya ,InsyaAllah kasus homoseksual maupun lesbianisme pasti dapat dihindari. Dan penyakit semacam HIV/AIDS atau sejenisnya pasti dapat dicegah. Semoga Allah selalu memberi hidayah pada kita semua. Amin....!

Penulis: Zahrotun Nurul
Jatirejo, Nganjuk, Jawa Timur
 

Sumber: Click Here

- Sekarang Pengertiannya

homoseksual dan lesbian

HOMOSEKSUAL DAN LESBIAN

A. Pengertian

A.1. Pengertian homoseksual
Homoseksual adalah hubungan kelamin yang dilakukan oleh sesama jenis, baik sesama laki-laki atau perempuan. Namun istilah homoseksual lebih condong kepada hubungan kelamin yang dilakukan oleh sesama laqki-laki. Istilah homoseksual diadopsi dari bahasa inggris. Homo berarti sama atau sejenis sedangkan seksual berarti prilaku hubungan seksual.
Homoseksualitas adalah perbuatan diluar kenormalan seseorang karena hakikat yang normal manusia adalah mahkluk heteroseksual, yaitu hanya tertarik kepada lawan jenis kelaminnya.
Sedangkan dalam bahasa arab istilah homoseksual dikenal dengan “liwath” yang diambil dari istilah “Luth”
Menurut argument lainnya homoseksual adalah suatu penyakit yang jarang kejadiannya atau punya kelainan dan salah satu metode yang tidak memadai untuk memenuhi kepuasan seksual terhadap lawan jenis (Mahsyur, 1990)
Menurut ensiklopedia Indonesia tahun 1980 homoseksula adalah istilah untuk menunjukkan gejala-gejala adanya dorongan seksual dan tingkah laku terhadap orang lain dari kelamin sejenis.

A.2. Pengertian lesbian

Pada awalnya istilah lesbian lebih dikenal dengan menggesekkan kemaluan dan tidak memasukkannya (mahsyur, 1990). Namun, dalam perkembangannya istilah lesbian kini lebih dikenal sebagai hubungan seksual sesama perempuan. Atau dapat juga disebut sebagai kebalikan dari istilah homoseksual.
Dalam bahasa arab istilah lesbian dikenal dengan nama As-sahaq dan pelakunya dikenal dengan sebutan As-saahiq. Biasanya istilah As-sahaq sering dikenal dengan perkataan المراة ثاثى المراة (perempuan yang selalu menggumpuli perempuan lainnya).


B. Sebab-sebab homoseksual dan lesbian

Sebab-sebab orang yang melakukan homoseksual dan lesbian sangat bervariatif. Banyak sekali pendapat serta teori tentang sebab-sebab orang yang melakukan prilaku homoseksual dan lesbian, baik karena pengaruh dari luar maupun pengaruh dari dalam dirinya sendiri, antara lain adalah :
1. cacat pembawaan yang kemudian didorong oleh pengaruh lingkungan. Sejak lahir sudah memiliki pembawaan yang mengarah kepada prilaku homoseksual. Pembawaan ini akan cepat berkembang apabila didorong oleh pengaruh lingkungan dan pergaulan.
2. salah asuh dan salah didik semasa kecil, hal ini juga dapat dipicu karena pengalaman masa kecil yang buruk sehingga menimbulkan tarumatik. Sehingga dapat menimbulkan kecenderungan untuk melakukan homoseksual.
3. kadang-kadang operasi pada alat kelamin bisa menjadi salah satu faktor pemicu timbulnya prilaku homoseksual.
4. Moerthiko berpendapat, bahwa homoseksual atau lesbian terjadi disebabkan karena pengalaman-pengalaman di masa lampau tentang seks yang membekas pada pikiran bawah sadarnya.
5. Dr. Cario mengemukakan, bahwa menurutnya homoseksual/lesbian adalah suatu gejala kekacauan saraf, yang berasal karena ada hubungan dengan orang-orang yang berpenyakit saraf.

Meskipun banyak sebab dari homoseksual/lesbian. Namun orang-orang yang berprilaku homoseksual biasanya memiliki ciri-ciri mencolok, antara lain bagi laki-laki memiliki ciri kaki panjang, pinggang langsing, otot-otot besar, suara tinggi, alat kelaminnya kecil, bahu, pinggul dan pinggangnya berlapiskan lemak empuk. (M. Bukhori, 1994).

Sedangkan pada perempuan yang berprilaku lesnian, biasanya memiliki bebrapa ciri mencolok lainnya, seperti kurang lemak pada bahu dan pinggang, otot-ototnya kekar kuat, banyak rambut pada dada, punggung dan kaki, rahumnya kecil, klitorisnya terlalu besar, buah dadanya kurang berkembang dan suaranya rendah. 
 
Sumber: Click Here

Jumat, 21 Oktober 2011

Niort “Le 4eme Mur Festival” She One O.Two Mr Jago Kid Acne & More

Niort “Le 4eme Mur Festival” She One O.Two Mr Jago Kid Acne & More

How & Nosm “Heartship” Mural and Upcoming Show at Known Gallery “Achtung”

How & Nosm “Heartship” Mural and Upcoming Show at Known Gallery “Achtung”

“Existence” MASE Crew 7th Years Anniversary Event

“Existence” MASE Crew 7th Years Anniversary Event

Ini Jawaban Yang Saya Tau Tentang Internet, Soal Pertanyaan Analisa Sendiri Ya :)


1.         Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
2.         a. Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
           b. Domain atau nama domain adalah penamaan alamat website di Internet, nama domain tersebut bisa didaftarkan oleh siapa saja termasuk anda (registrant) dengan ekstensi com, net, org, biz, info dan lain lain pada perusahaan penyedia pendaftaran domain (registrar).
           c. Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name System; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain.
3.         Modem, kabel RJ45 dll.
4.         Bandwidth (disebut juga Data Transfer atau Site Traffic) adalah data yang keluar+masuk/upload+download ke account anda. Contoh: Ketika anda menerima/mengirim email, asumsikan besarnya email yang diterima/dikirim adalah 4 KB, berarti secara teori, untuk bandwidth 1.000 MB (1.000.000 KB) anda bisa *kirim* 250.000 email atau berbagai variasi antara kirim/terima, misalnya 100.000 kirim, 150.000 terima. Ini hanya contoh untuk penjelasan bandwidth, pada kenyataannya, data yang keluar masuk ke account bisa datang dari pengunjung (yang mendownload halaman website ke PC-nya), atau anda upload gambar/file ke account dan sebagainya.
5.         Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari Electronic Business (bisnis yang dilakukan dengan menggunakan electronic transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya. Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulannya, “e-commerce is a part of e-business”. I-Market
Internet Market (I-Market) didefinisikan sebagai suatu tempat atau arena di dunia maya dimana calon pembeli dan penjual saling bertemu untuk melakukan transaksi secara elektronis melalui medium internet. Dari definisi tersebut terlihat bahwa tipe bisnis yang terjadi adalah B-to-C karena sebagai penjual produk atau jasa, perusahaan berusaha menghubungkan dirinya dengan I-Market yang notabene merupakan komunitas para pengguna internet yang ada di seluruh dunia. Prinsip yang dipegang dalam tipe ini adalah perusahaan menyediakan berbagai informasi lengkap mengenai seluruh produk atau jasa yang ditawarkan melalui internet, dengan harapan bahwa ada calon pelanggan yang pada akhirnya melakukan pemesanan atau pembelian terhadap produk atau jasa tersebut (order).
Customer Care
Tipe aplikasi E-Commerce kedua adalah suatu usaha dari perusahaan untuk menjalin hubungan interaktif dengan pelanggan atau konsumen yang telah dimilikinya. Jika pada waktu terdahulu perusahaan biasanya menyediakan nomor telepon bebas pulsa (toll free) sebagai sarana yang dapat dipergunakan pelanggan untuk bertanya, berdiskusi, atau menyampaikan keluhan sehubungan dengan produk atau jasa yang telah atau akan dibelinya. Nomor telepon ini pada dasarnya dihubungkan dengan pusat informasi perusahaan atau call center. Dengan berkembangnya internet, maka dengan mudah konsumen dapat berhubungan dengan customer service perusahaan selama 24 jam melalui situs terkait. Tengoklah beberapa pelayanan yang biasa ditawarkan melalui situs seperti: FAQ (Frequently Asked Questions), real time chatting, customer info changes, dan lain sebagainya. Prinsip utama yang diharapkan oleh perusahaan dengan mengimplementasikan E-Commerce jenis ini adalah untuk memberikan pelayanan (supports and services) yang prima sehingga mempertinggi atau meningkatkan loyalitas konsumen. Seperti halnya dengan I-Market, sebagian besar aplikasi yang dipergunakan bersifat B-to-C.
Vendors Management
Hakekat dari sebuah bisnis adalah melakukan transformasi “bahan mentah” menjadi sebuah produk atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Dengan kata lain, mayoritas perusahaan pastilah memiliki pemasok (supplier) “bahan mentah” tersebut. Disamping itu, berbagai aktivitas penunjang seperti proses administrasi, pengelolaan SDM, dan lain sebagainya kerap membutuhkan beragam barang yang harus dibeli dari perusahaan lain. Proses pembelian yang berlangsung secara kontinyu dan berulang secara periodik tersebut pada dasarnya memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap pengeluaran total perusahaan (cost center). Penerapan aplikasi E-Commerce untuk menghubungkan perusahaan dengan para vendor pemasok berbagai kebutuhan bisnis sehari-hari dapat menekan biaya total yang dikeluarkan untuk aktivitas pengadaan dan pembelian barang. Dengan dimanfaatkannya aplikasi E-Commerce jenis ini, perusahaan dapat melakukan eliminasi berbagai proses yang tidak perlu, mengintegrasi beberapa proses yang dapat sekaligus dilakukan, menyederhanakan proses yang berbelit-belit, dan mengotomatisasikan proses-proses manual yang memakan waktu dan biaya. Sehingga prinsip yang dijalankan dalam implementasi aplikasi E-Commerce ini adalah perusahaan melakukan proses pemesanan, pengadaan, dan pembeliaan bahan-bahan yang dibutuhkan dari berbagai pemasok dan vendor melalui internet, dan para rekanan ini akan mengirimkannya kepada perusahaan sesuai dengan kebutuhan. Tipe B-to-B merupakan platform transaksi yang diterapkan dalam tipe E-Commerce ini.
Extended Supply Chain
Supply Chain adalah urutan proses atau aktivitas yang dijalankan perusahaan mulai dari “bahan mentah” (raw materials) dibeli sampai dengan produk jadi ditawarkan kepada calon konsumen. Proses generik yang biasa dilakukan dalam supply chain adalah: pengadaan bahan mentah, penyimpanan bahan mentah, produksi atau operasi bahan mentah menjadi bahan baku/jadi, penyimpanan bahan baku/jadi, distribusi, pemasaran dan penjualan, serta pelayanan purna jual. Tidak seperti pada perusahaan konvensional dimana proses dari hulu ke hilir ini dilakukan secara penuh dan menyeluruh oleh perusahaan, untuk dapat berkompetisi di era globalisasi seperti saat ini, perusahaan harus menjalin kerja sama dengan rekanan bisnis yang lain (collaboration to compete). Kunci dari kerja sama ini adalah untuk menciptakan suatu produk atau jasa yang lebih murah, lebih baik, dan lebih cepat dari yang ditawarkan para kompetitor. Tentu saja untuk dapat menciptakan produk atau jasa yang demikian, proses penciptaan produk atau jasa di internal perusahaan harus dilakukan pula secara murah, baik, dan cepat. Di sinilah prinsip penggunaan E-Commerce dipergunakan, yaitu untuk melakukan optimisasi supply chain perusahaan dengan cara menjalin hubungan dengan seluruh rekanan atau pihak-pihak lain yang terlibat langsung dalam proses penciptaan produk atau jasa melalui jalur elektronis semacam internet. Jelas terlihat bahwa seperti halnya tipe E-Commerce Vendor Management, prinsip B-to-B merupakan platform yang diterapkan dalam pengembangan E-Commerce terkait.
6.         a. Tatap Muka Internet : komunikasi yang terjadi antara 2 orang tidak lebih dimana komunikasi yang bersifat private.Contoh : email, private chat, dll
b. Relasional/Komunitas : Komunikasi yang terjadi antara 1 orang dengan orang banyak dimana kominikasi ini bersifat umum dan dipublikasikan. Contoh Forum, Room Chat, dll.
c. Informasi Service : Komukasi yang terjadi antara suatu badan usaha untuk memberikan layanan informasi kepada orang banyak dimana komunikasi ini bersifat layanan. Contoh : WWW (Word Wide Web) jadi istilahnya kalo kita mengetikan suatu website di webbrowsing yang awalnya www. Merupakan website service information.
Dalam dunia internet terdapat beberapa cara untuk berkomunikasi. Selain itu walaupun internet bersifat terbuka dan bebas tetapi bukan berarti terbuka dalam tanda “” telanjang/porno, seperti segala hal dan bebas dalam segala hal.
7.         Mesin pencari Internet adalah satu-satunya yang membebaskan kita dari kebingungan dan kekacauan menjelajah Internet. Saat ini terlalu banyak penyedia informasi di Internet, dan memeriksanya satu persatu tanpa mesin pencari adalah pekerjaan musykil.
Lalu apa saja keunggulan masing-masing mesin pencari tersebut? Berikut kami sajikan uraian singkat mengenai perbandingkan mesin pencari yang cukup populer, yaitu Yahoo!, Alltheweb, MSN, AskJeeves, Google, AltaVista, dan Lycos. 
8.         a. tentang kepercayaan konsumen terhadap pasar online yg marak beredar di Indonesia, sumber: Baca sumber
b. pindahnya ketergantungan manusia terhadap benda analog ke sarana digital, sumber contoh: Baca contoh